1. Rosulullohi Shollalloohu Alaihi Wasallam, bersabda: “Berdo’alah kamu sekalian kepada Alloh dan kamu sekalian merasa yakin dikabulkan. Dan ketahuilah, sesungguhnya Alloh tidak akan mengabulkan do’a dari hati yang lupa (kosong) lagi lahan (nglantur)”. {HR. Tirmidzi).
2. Sesungguhnya Rosulullohi Shollalloohu Alaihi Wasallam, bersabda: “Do’a salah satu kamu sekalian akan dikabulkan selama tidak tergesa-gesa, yaitu ia berkata “Aku sudah berdo’a tapi do’aku tidak dikabulkan”. (HR. Bukhori).
3. Rosulullohi Shollalloohu Alaihi Wasallam, bersabda: “Ketika salah satu kamu sekalian berdo’a, maka hendaklah ia menetapkan permintaan dan jangan berkata “Ya Alloh, jika Engkau berkenan maka berilah aku”. Karena bagi Alloh tidak merasa dipaksa”. (HR. Bukhori).
4. Dari Nabi Shollalloohu Alaihi Wasallam, Alloh Yang Maha Tinggi, berfirman: “Aku selalu bersama hamba-Ku di mana saja hamba-Ku dzikir (ingat) pada-Ku dan sebab Aku (berdzikir) kedua bibirnya bergerak”. (HR. Bukhori).
5. Rosulullohi Shollalloohu Alaihi Wasallam, bersabda: “Ketika kamu berdo’a kepada Alloh, maka berdo’alah dengan perut kedua telapak tanganmu dan kamu jangan berdo’a dengan punggung kedua telapak tangan (seperti orang yang berdo’a untuk tolak balak). Maka ketika telah selesai berdo’a, usapkanlah kedua telapak tangan tersebut ke wajahmu”. (HR. Ibnu Majah).
6. Rosulullohi Shollalloohu Alaihi Wasallam, bersabda: “Sesungguhnya Tuhan kamu sekalian pemalu lagi mulia, Alloh merasa malu apabila hamba-Nya telah mengangkat kedua tangannya (berdo’a) kepada-Nya, lalu kedua tangannya kembali dengan keadaan kosong (atau Nabi bersabda) rugi keduanya (mak: bila tidak dikabulkan/tanpa membawa hasil)”. (HR. Ibnu Majah).
7. Dari Sa’id bin Abi Waqos berkata: “Nabi Shollalloohu Alaihi Wasallam, meliwati aku dan aku sedang berdo’a dengan kedua telunjukku, maka Nabi bersabda: “Satu, satu” dan Nabi isyaroh dengan (satu) jari telunjuknya (apabila berdo’a sambil memegang sesuatu)”. (HR. Abu Daud).
8. Dan Abu Musa Al-Asy’ariy, berkata: “Nabi Shollalloohu Alaihi Wasallam, berdo’a kemudian beliau mengangkat kedua tangannya dan aku melihat kedua ketiaknya tampak putih”. (HR. Bukhori).
9. Dari Ubay bin Ka’b, sesungguhnya Rosululloohi Shollalloohu Alaihi Wasallam ketika ingat seseorang, maka beliau mendo’akannya, namun beliau mendo’akan dirinya sendiri dulu”. (HR.Tirmidzi).
10. Hai manusia, kalian adalah orang-orang yang butuh kepada Alloh. (QS. Faathir, ayat 15).
2. Sesungguhnya Rosulullohi Shollalloohu Alaihi Wasallam, bersabda: “Do’a salah satu kamu sekalian akan dikabulkan selama tidak tergesa-gesa, yaitu ia berkata “Aku sudah berdo’a tapi do’aku tidak dikabulkan”. (HR. Bukhori).
3. Rosulullohi Shollalloohu Alaihi Wasallam, bersabda: “Ketika salah satu kamu sekalian berdo’a, maka hendaklah ia menetapkan permintaan dan jangan berkata “Ya Alloh, jika Engkau berkenan maka berilah aku”. Karena bagi Alloh tidak merasa dipaksa”. (HR. Bukhori).
4. Dari Nabi Shollalloohu Alaihi Wasallam, Alloh Yang Maha Tinggi, berfirman: “Aku selalu bersama hamba-Ku di mana saja hamba-Ku dzikir (ingat) pada-Ku dan sebab Aku (berdzikir) kedua bibirnya bergerak”. (HR. Bukhori).
5. Rosulullohi Shollalloohu Alaihi Wasallam, bersabda: “Ketika kamu berdo’a kepada Alloh, maka berdo’alah dengan perut kedua telapak tanganmu dan kamu jangan berdo’a dengan punggung kedua telapak tangan (seperti orang yang berdo’a untuk tolak balak). Maka ketika telah selesai berdo’a, usapkanlah kedua telapak tangan tersebut ke wajahmu”. (HR. Ibnu Majah).
6. Rosulullohi Shollalloohu Alaihi Wasallam, bersabda: “Sesungguhnya Tuhan kamu sekalian pemalu lagi mulia, Alloh merasa malu apabila hamba-Nya telah mengangkat kedua tangannya (berdo’a) kepada-Nya, lalu kedua tangannya kembali dengan keadaan kosong (atau Nabi bersabda) rugi keduanya (mak: bila tidak dikabulkan/tanpa membawa hasil)”. (HR. Ibnu Majah).
7. Dari Sa’id bin Abi Waqos berkata: “Nabi Shollalloohu Alaihi Wasallam, meliwati aku dan aku sedang berdo’a dengan kedua telunjukku, maka Nabi bersabda: “Satu, satu” dan Nabi isyaroh dengan (satu) jari telunjuknya (apabila berdo’a sambil memegang sesuatu)”. (HR. Abu Daud).
8. Dan Abu Musa Al-Asy’ariy, berkata: “Nabi Shollalloohu Alaihi Wasallam, berdo’a kemudian beliau mengangkat kedua tangannya dan aku melihat kedua ketiaknya tampak putih”. (HR. Bukhori).
9. Dari Ubay bin Ka’b, sesungguhnya Rosululloohi Shollalloohu Alaihi Wasallam ketika ingat seseorang, maka beliau mendo’akannya, namun beliau mendo’akan dirinya sendiri dulu”. (HR.Tirmidzi).
10. Hai manusia, kalian adalah orang-orang yang butuh kepada Alloh. (QS. Faathir, ayat 15).
{ 0 comments... read them below if any or add comment }
Post a Comment